Kisah viral ini awal mulanya disebarkan oleh akun twitter bernama @Raisseu_ID. Melalui akun tersebut, sang pemilik akun mengatakan bahwa sejak awal berkenalan, Yusuf mengetahui sosok wanita S ini dari foto-foto yang dikirimnya. Namun begitu, kebanyakan komunikasi mereka melalui chatting dan telepon.
Yusuf sering meminta S untuk melakukan video call alias telepon video, namun S selalu mencari cara untuk menolaknya. Ketika mereka video call pun, S selalu menggunakan cadar. Namun semua hal tersebut tidak membuat Yusuf curiga karena ia merasa suara lembut S serta foto yang dikirmkannya sudah cukup mengobati rasa rindunya.
Merasa telah menjalin hubungan cukup lama, ia pun meminta tangan S untuk menjadi istrinya. Yusuf menginginkan pernikahan sah di Indonesia, namun S meminta Yusuf untuk melakukan pernikahan secara agama dulu di Taiwan. Ia pun setuju. Persiapan pernikahan dibuat, ia mengirimkan sejumlah uang untuk S mengatur kebutuhan pernikahan siri mereka.
Hari bahagia pun datang dan Yusuf akhirnya tiba di Taiwan dengan harapan untuk akhirnya bertemu pujaan hatinya yang selama ini hanya bisa membayangkan keberadaan sang kekasih. Begitu ia bertemu sang gadis, Ia sudah sangat siap dengan gaunnya yang serba putih, lengkap dengan make up pengantin dan cadar.
Namun Yusuf mulai merasa ada hal yang tidak beres, Ia pun meminta sang wanita untuk membuka cadarnya itu. Betapa terkejutnya dia, rupanya wanita yang berada di depannya itu jauh berbeda dari semua foto yang selama ini dia kirimkan. Gadis belia yang ia bayangkan rupanya adalah seorang wanita yang umurnya tidak jauh dari usia ibunya sendiri.
Parahnya lagi, foto tersebut bukanlah ilusi filter tapi merupakan foto dari orang lain yang berbeda. Penuh dengan kekecewaan, Yusuf dengan berat hati harus membatalkan rencana besarnya itu. Meskipun setelah adanya kejadian ini, sang mempelai berkata bahwa semua ini adalah sebuah ujian untuk melihat ketulusan Yusuf. Namun nasi sudah menjadi bubur, dan kepercayaan Yusuf kepada sang pujaan hati tidak dapat diobati.
(Muhammad fattah)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar